Pilih Travel, Jangan Asal Murah!

Ribuan orang kembali tak bisa menunaikan umroh ke Tanah Suci tahun ini. Ini gara-gara travel umroh melakukan wanprestasi. Kasus gagal berangkat ini kini dimediasi oleh Kementerian Agama RI. Mediasi sudah memasuki tahap ketiga.

Munculnya, kasus gagal berangkat ini tak lepas dari tawaran umroh murah yang dilakukan oleh beberapa travel umroh. Memang dari sisi marketing, harga yang ditawarkan sangat murah. Padahal, dari sisi bisnis, harga tersebut sangat tidak layak. Tidak cukup bisa memberangkatkan jamaah umroh ke Tanah Suci dan melayani sepenuhnya di sana dengan dana sebesar itu.

Sayangnya, calon jamaah pun tak berpikir lebih dalam soal itu. Mereka hanya tergiur dengan murahnya harga umroh. Nah, begitu terbukti bahwa mereka tak bisa berangkat, kekecewaan menghinggapinya. Padahal, secara logika, tidak mungkin harga tersebut digunakan untuk berangkat umroh.

Lalu dari mana jamaah sebelumnya kok bisa berangkat dengan harga yang murah? Ada berbagai kemungkinan. Bisa aja ada money game (skema ponzi) yakni jamaah yang belakangan membiayai yang lebih dahulu. Atau bisa juga dana yang telah disetor jamaah jauh hari diputar dulu di bidang lain. Atau ada juga yang salah perencanaan anggaran. Banyak kemungkinan. Yang jelas, harga yang ditawarkan memang tidak wajar secara bisnis.

Pembimbing Syahara KH Hafidz Abdurrahman mengingatkan para calon jamaah untuk berhati-hari. Menurutnya, ibadah umroh adalah ibadah yang sangat penting. “Jangan banyak berhitung jika beribadah kepada Allah. Dan Allah sudah berjanji akan mengganti harta yang kita keluarkan untuk kepentingan umroh kita. Itu pasti!” jelasnya.

Mulai November 2017 ini, Syahara kembali membuka keberangkatan umroh. Untuk memenuhi permintaan, Syahara pun membuka paket spesial. Paket dengan harga yang insyaallah masih normal dan terjangkau, tanpa mengurangi sedikit pun layanan pembimbingannya.

Ayo umroh![]



Leave a Reply

14 + 1 =